Home / Kaleidoskop Pemerintahan Jokowi / Jokowi: Salah Satu Cara Mengurangi Ketimpangan Penguasaan Atas tanah yaitu Program Reforma Agraria dan Redistribusi Tanah

Jokowi: Salah Satu Cara Mengurangi Ketimpangan Penguasaan Atas tanah yaitu Program Reforma Agraria dan Redistribusi Tanah

Berita Presiden Jokowi:

Saya tahu betul, di kota-kota, untuk mendapatkan lahan 50 atau 100 meter persegi saja, rakyat sudah kesulitan. Tapi ada juga yang memiliki lahan Hak Guna Usaha sampai jutaan hektare.

Inilah gambaran mengenai ketimpangan penguasaan atas tanah di Indonesia. Bagaimana jalan keluarnya? Salah satunya adalah program reforma agraria dan redistribusi tanah.

Karena itulah, saya hadir dalam Rapat Kerja Nasional Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Jakarta, Rabu kemarin. Jajaran kementerian ini telah berhasil mencapai target pada tahun 2017: melaksanakan pengukuran dan pendaftaran tanah sebanyak 5.262.162 bidang dan penerbitan sertifikat sebanyak 4.231.616 bidang.

Kita semuanya harus memiliki visi yang sama, memiliki semangat yang sama, bahwa rakyat itu harus dapat tanah, mendapatkan lahan. Saya telah memerintahkan jajaran Kementerian ATR/BPN untuk fokus melakukan identifikasi tanah HGU yang masa berlakunya telah habis dan tidak mengajukan perpanjangan sehingga bisa ditetapkan sebagai tanah telantar untuk dijadikan cadangan tanah negara.

Tanah-tanah tersebut bisa kita manfaatkan, didistribukan, diredistribusi kepada kelompok-kelompok masyarakat dari lapisan 40 persen masyarakat kita yang masih sangat memerlukan.

Foto: Biro Pers Setpres

Sumber: https://web.facebook.com/Jokowi/photos/a.404578553064333.1073741850.390581294464059/820468948141956/?type=3&theater

Loading...

About Info Jokowi

Check Also

Presiden Memerintahkan Penataan Sungai Citarum Segera Berjalan Secara Terintegrasi

Berita Presiden Jokowi: Presiden Joko Widodo memerintahkan seluruh jajaran pemerintahan segera merevitalisasi Sungai Citarum. “Jangan …

  • Akankah ini hanya menjadi salah satu manuver politik Pak De Jokowi saja? Atau memang direncanakan akan menjadi program kerja pemerintahannya yang nyata? Kayaknya perlu kita pantau terus.