Home / Politik / Ada Nama Anies Dalam Pengurus Dewan Masjid Indonesia, JK Mau Apa??
Jusuf Kalla pengukuhan pengurus DMI 2017-2022. (Foto: Kevin S Kurnianto/kumparan) Read more at https://kumparan.com/@kumparannews/din-syamsuddin-anies-hingga-bg-jadi-pengurus-dewan-masjid-indonesia#eoh62mDj4R4ueJeh.99

Ada Nama Anies Dalam Pengurus Dewan Masjid Indonesia, JK Mau Apa??

Jusuf Kalla pengukuhan pengurus DMI 2017-2022. (Foto: Kevin S Kurnianto/kumparan)
Read more at https://kumparan.com/@kumparannews/din-syamsuddin-anies-hingga-bg-jadi-pengurus-dewan-masjid-indonesia#eoh62mDj4R4ueJeh.99

Kehadiran Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak tergantikan dalam kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI), JK kembali menjadi Ketua Umum untuk periode 2017-2022. Saya jujur saja bingung bagaimana mekanisme pemilihannya, tetapi kalau JK terus lanjut, apa mungkin sampai wafat beliau baru pensiun??

Terpilihnya JK menjadi sebuah kegagalan bukan hanya dalam hal regenerasi tetapi juga dalam evaluasi sebuah kepengurusan. Melihat buruknya peran Masjid menjadi alat politik di Pilkada Jakarta, JK sudah sepantasnya tidak dipilih lagi. Bukannya bersuara lantang mencegah masjid dijadikan alat berpolitik, JK malah bungkam.

Dalam perkembangannya terbukti bahwa JK terlibat dalam Pilkada Jakarta dengan menyodorkan Anies Baswedan kepada Prabowo sebagai calon Gubernur. Akhirnya publik paham mengapa JK diam karena kediaman tersebut memberikan efek kemenangan kepada Anies. Apakah JK terlibat aktif?? Saya tidak bisa memastikan, tetapi kediamannya adalah bukti secara tidak langsung dia terlibat.

Dengan terpilihnya JK, maka kemungkinan besar peluang Masjid akan digunakan lagi sebagai alat politik akan semakin besar. Apalagi menjelang Pilkada serentak dan juga Pemilu 2019. Dan hebatnya, JK sudah mempersiapkan Anies masuk dalam kepengurusan DMI.

Dalam keputusan yang dibuat, nama Anies memang dimasukkan dalam kepengurusan sebagai Majelis Pakar. Sekali lagi entah apa dasar pemilihan majelis pakar, selain Anies, nama Budi Gunawan juga dimasukkan. Apakah ini adalah sebuah konspirasi saling mengawasi atau ada apa?? Apa yang ada dalam pikiran JK??

Masuknya nama Anies yang adalah representasi Gubernur 212, membuat saya merasa DMI ini tidak menggambarkan makna sebenarnya dari DMI. Bahkan masuk juga tokoh-tokoh lain yang membuat DMI ini tidak lain seperti ormas-ormas lain. Meski dalam Majelis Mustasyar ada nama seperti Quraish Shihab, tetap saja tidak akan ada manfaat DMI menjaga masjid bebas dari politik.

Karena itu, dengan pergantian pengurus dan masuknya nama Anies sebagai salah satu pengurus, maka DMI kembali lagi akan menjadi pengganjal Pilkada bersih dari masjid yang menyebarkan kebencian dan dijadikan alat politik. Mengapa?? Karena jelas tidak ada proses evaluasi menyeluruh terhadap DMI ini. Buktinya JK masih saja jadi Ketua Umum.

Saya bukan sedang menakut-nakuti dan provokatif, tetapi kalau masih begini pengurusnya, maka masjid tidak akan pernah berhasil dicegah menjadi tempat dimana ujaran kebencian, SARA, dan politik identitas. Kalau begini, maka dari sekarang saya berharap kita siap-siap dengan kembalinya masjid jadi tempat politisasi.

Lalu kira-kira daerah mana yang akan rentan dengan politik identitas dan SARA?? Yang sangat besar kemungkinannya adalah SUMUT. Kehadiran Djarot akan membuat isu Jakarta terbawa ke Sumut. Apalagi lawannya head to head adalah Gerindra, PKS, dan PAN.

Mengapa di Jateng dan Jabar tidak?? Di Jateng jelas karena ada nama Gus Yasin yang familiar diantara kalangan 212. Di Jabar, pisahnya PDIP dengan Golkar serta Nasdem membuat kubu lawan bingung mau menyerang siapa. Apalagi PDIP malah memasang pensiunan jenderalk melawan jenderal. Semakin susahlah memainkan isu.

Akhir kata, mari kita berjaga-jaga dan terus waspada. Karena masjid ke depan akan berpeluang dan berpotensi menjadi ajang politisasi.

Salam DMI.

Loading...

About Palti Hutabarat

Die Hard Jokowi-Ahok Sejak 2012 sampai selamanya.. Pengelola Indovoices.. Info, diskusi, kerjasama, dan bergabung silahkan WA: 085820189205 atau email: paltiwest@gmail.com

Check Also

Jokowi vs Ahok dalam Pilpres 2019!!

    Menarik menunggu pengumuman siapa saja yang maju menjadi calon presiden 2019. Dari “koalisi” …