Home / Politik / Laporan Qlue Menurun, Sandiaga Bangga, Bukti Warga Tidak Lagi Percaya??
Foto: Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. Fotografer: Muhammad Fida Ul Haq

Laporan Qlue Menurun, Sandiaga Bangga, Bukti Warga Tidak Lagi Percaya??

Foto: Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. Fotografer: Muhammad Fida Ul Haq

Tingkat tingginya warga melaporkan masalahnya kepada pemerintah sangat tergantung kepada tingkat kepercayaan warga kepada kepala daerah yang memimpin. Dalam artiannya, warga akan melaporkan kalau dia meyakini bahwa laporannya akan diteruskan atau tidak. Kalau dia yakin, maka laporan akan semakin banyak.

Hal itu sudah jadi sebuah hukum sebab akibat. Tidak bakal bisa dimanipulasi dan dibuat pencitraan untuk menunjukkan bahwa warga percaya atau tidak kepada pemerintah. Lihat saja dari berapa banyak dari mereka yang melaporkan langsung atau tidak.

Jakarta saat msih dipimpin oleh Ahok, memiliki aplikasi yang membuat warga bisa melaporkan apa saja yang berhubungan dengan kondisi sarana dan prasarana serta fasilitas dan layanan yang jadi tanggung jawab pemerintah provinsi DKI Jakarta. Karena itu, tidak heran kalau begitu ada jalan rusak, berlubang, dll dengan sangat cepat diatasi.

Dalam kepemimpinannya, Ahok memang menggunakan qlue untuk menggantikan gaya blusukan Jokowi yang tidak sanggup dijalaninya. Dengan bantuan Jakarta Smart City, semua masalah memang pada akhirnya bisa ditangani dengan target waktu yang jelas. Maslah banjir juga diatasi dengan layanan ini.

Sayangnya, penggunaan Qlue sudah tidak lagi digunakan sebagai aplikasi utama dalam hal pelaporan. Bahkan saat di masa Plt Soni Sumarsono, penggunaan aplikasi Qlue untuk laporan dari RT/RW sudah dihentikan. Artinya sejak saat itu, penggunaan Qlue sudah pasti jauh menurun. Apalagi sejak pergantian kepemimpinan, Qlue memang mulai ditinggalkan.

Karena itu, menjdi sangat aneh rasanya kalau Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, terlihat bangga karena laporan melalui Qlue menurun. Bahkan menurun Sandiaga, penurunan ini karena saat ini Jakarta dipimpin oleh pemimpin jaman now.

“(Laporan warga) ini semuanya ada di Dinas Kominfotik. Jadi tuh ada gambaranya saya selalu pantau. Namun, jujur saja karena ini gubernur dan wagub zaman now agak turun laporan melalui Qlue, itu harus diakui,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2018).

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa ada reporting melalui Qlue ada melalui e-mail. Ada melalui SMS ada melalui website, ada melalui sosmed lainnya,” jelasnya.

Kebanggaan Sandiaga ini adalah sebuah bukti kepemimpinan yang tidak paham dan tidak tahu bahwa warga tidak percaya kepada pemimpinnya. Mungkin di awal-awal masih banyak yang melaporkan ke Qlue, tetapi karena melihat respon yang kurang dan juga ada masalah dalam penggunaan qlue, akhirnya banyak warga enggan lagi melaporkan masalahnya.

Apalagi kini, Anies-Sandi menjadi sosok pemimpin yang sulit ditemui. Jangankan melapor dengan aplikasi Qlue, mendatangi Balai Kota untuk melaporkan nasibnya saja warga sudah susah. Contohnya kumpulan warga yang melaporkan masalah tanahnya yang harus menunggu 7 jam dan hanya dijumpai oleh stafnya.

Baca: Ancaman Interpelasi, Anies Klaim Berpihak Kepada Rakyat, Warga Terlantar Di Balai Kota

Jadi, bukan karena keberhasilan maka pelaporan melalui Qlue menurun, melainkan karena memang Qlue tidak lagi ada pelaporan RT/RW dan warga juga sudah mulai tidak percaya kepada pemimpin daerahnya. Lalu apa yang dilakukan?? Maka warga memilih meramaikannya di media sosial. Karena jika dilaporkan di media sosial maka laporan akan lebih cepat ditangani karena sudah viral.

Istilahnya dilakukan karena sudah jadi aib bukan karena dari awalnya punya semangat melayani warga dengan cepat dan tepat. Dan hal inilah yang dibanggakan Sandiaga sang wakil gubernur yang terkenal dengan legging dan lip balmnya.

Kalau mau bangga, banggalah karena presitasi, bukan hal yang memalukan seperti ini.

Salam Bangga.

Loading...

About Palti Hutabarat

Die Hard Jokowi-Ahok Sejak 2012 sampai selamanya.. Pengelola Indovoices.. Info, diskusi, kerjasama, dan bergabung silahkan WA: 085820189205 atau email: paltiwest@gmail.com

Check Also

Survei Capres Muncul Nama Rizieq Dan Somad, Survei Median Menggelikan

Bukannya salah melakukan survei, tetapi kalau lembaga survei ingin terlihat lebih elegan dan terlihat netral …

  • No Fear

    Bukti nyata ini pasangan Gub-Wagub “TER-BALIK’ (definitely bukan yg “ter-baik”).
    Gabener-nya Koplak, Wagabener-nya Dongo

  • BERNAD AGROUW

    Dan tertulis dalam sejarah gubernur wagubenur bloooo…. onnn
    Astapirulllahhh

    • Palti West

      bloon banget.. hahaha

  • Eddy Lou

    bangga krn dipercaya atau bangga krn bodoh sebenarnja?

    • Palti West

      bangga karena bodoh.. hahaha

  • Sekar Pramudyo

    Wagub ndablek!!!!

    #inhale#exhale

    • Palti West

      hahaha.. betul mbak

  • Rohadi Sutisna

    Ajaib nih Wagabener. Bukannya introspeksi terus memperbaiki kinerja. Eh, ini malah bangga. Ampunnnn😩😩😩

    • Palti West

      betul.. hhehe

  • Britney yang

    ya begitu lah, daripada ga ada yg muji, Ya muji diri sendiri
    WARGA sdh apatis Sama duo badut
    datang ke balaikota aja ga Di anggep, apalg cuma qlue

  • Kwee Seng

    Astajim…

    • Palti West

      harap maklum.. wong gendeng