Home / Politik / Malunya PKS, Pakai Data 2016 Sebut Jokowi Buat Indonesia Kian Timpang
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Foto: dok. DPR)

Malunya PKS, Pakai Data 2016 Sebut Jokowi Buat Indonesia Kian Timpang

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Foto: dok. DPR)

Hebat memang para pengkritik Jokowi ini. Data hasil pemerintahan bertahun-tahun dipakai untuk menyimpulkan kegagalan Presiden Jokowi. Dan menganggap Jokowi ini dewa, mereka minta Jokowi selesaikan masalah bangsa dalam 2 atau 3 tahun. Setelah sebelumnya saya menulis bahwa Eggy malu sendiri sebut Jokowi buat miskin karena kesepakatan 10 persen dengan Freeport, kini PKS yang harus malu.

Bagaimana tidak malu, Ketua DPP PKS Mardani dengan percaya diri menyebut bahwa Jokowi membuat Indonesia semakin timpang dengan data 2016. Kalau data tahun 2016, maka kemungkinan besar bisa saja data yang digunakan tahun 2015. Jokowi jadi Presiden Oktober 2014.

“Data World Bank tahun 2016, Indonesia kian timpang. Bahkan Oxfam mengkategorikan kita negara ke-6 tertimpang di dunia. Empat orang terkaya kita setara dengan 100 juta rakyat termiskin. Ini bertentangan dengan sila ke-5 kita,” kata Mardani.

Ini orang lagi mengkritik atau bodohnya terlalu alay?? Kok bisa pakai data 2016 untuk menyerang Jokowi?? Menyelesaikan ketimpangan dalam 2 tahun hanya bisa dilakukan oleh orang yang lihai berkata-kata (ngeles – red). Saya yakin orang model Rocky Gerung dan Anies Baswedan pasti bisa hanya dengan menggunakan kata-kata. Tetapi ketimpangan tetap terjadi.

Jokowi adalah orang yang berbeda, dia tidak main kata-kata, tetapi berkerja siang dan malam untuk mengurangi ketimpangan. Waktu yang digunakan jelas lebih lama dari sekedar berkata-kata dan pencitraan. Tetapi pembangunan itu jelas nyata terlihat. Dampaknya tentu harus menunggu proses selanjutnya.

Kritik yang asbun dan data basi seperti inilah yang membuat Jokowi menjadi terlihat sangat luar biasa. Tidak terbantahkan karena memang Jokowi memberi bukti fisik, bukan fiksi. Akhirnya yang terjadi, oposisi kelonjotan seperti cacing kena air panas karena serangan mereka malah berbalik menyerang mereka.

Saya sarankan kepada PKS. Didik dengan baik kadernya untuk bisa memberikan pendapat dengan baik dan benar. Jangan malah jadi terlihat bodoh dan hanya melakukan nyinyiran yang membuat orang jadi eneg. Kalau masih begini terus, bukan Presiden yang diganti, malah PKS yang diganti partai lain masuk ke Senayan.

Jokowi kok dikatain membuat Indonesia semakin timpang. Apa gambar dan video berita dan liputan tidak cukup jadi bukti kalau Jokowi sedang mengurangi ketimpangan dan mewujudkan keadilan sosial? Kalau masih anggap Jokowi tidak sedang berjuang mewujudkan keadilan sosial, maka ada yang salah dengan nalar dan hati PKS.

Perbaiki dulu hati dan pikiran, baru bisa paham bahwa Jokowi sedang mewujudkan keadilan sosial dan Kurangi ketimpangan.

Salam Timpang.

Loading...

About Palti Hutabarat

Die Hard Jokowi-Ahok Sejak 2012 sampai selamanya.. Pengelola Indovoices.. Info, diskusi, kerjasama, dan bergabung silahkan WA: 085820189205 atau email: paltiwest@gmail.com

Check Also

Jokowi vs Ahok dalam Pilpres 2019!!

    Menarik menunggu pengumuman siapa saja yang maju menjadi calon presiden 2019. Dari “koalisi” …