Home / Politik / Sodetan Ciliwung Dilanjutkan, Rusun Dibangun, Anies-Sandi Akan Lakukan Penggusuran
Warga Bidaracina membersihkan sisa-sisa banjir yang melanda wilayahnya Jumat (9/2/2018). Banjir beberapa hari lalu membuat kawasan ini terendam air dan membawa banyak lumpur(Kompas.com/Setyo Adi)

Sodetan Ciliwung Dilanjutkan, Rusun Dibangun, Anies-Sandi Akan Lakukan Penggusuran

Warga Bidaracina membersihkan sisa-sisa banjir yang melanda wilayahnya Jumat (9/2/2018). Banjir beberapa hari lalu membuat kawasan ini terendam air dan membawa banyak lumpur(Kompas.com/Setyo Adi)

Akhirnya sekali lagi sebuah teori yang dikemukakan Ahok tidak bisa dibantah oleh Anies-Sandi. Terus bertahan sehingga warga terkena limpahan banjir, mereka pun kita akhirnya harus melanggar sendiri prinsip mereka. Apalagi teori Aniesisasi dimana air harus turun ke tanah, bukan ke laut. Sebuah teori baru yang mampu membuat FPI terpukau.

Namun, teori Aniesisasi tersebut akhirnya harus dianulir karena kondisi Jakarta yang tanahnya sudah sangat jenuh dan banyak bangunan melakukan proses betonisasi sampai ke dalam tanah. Bahkan ada yang membuat parkiran sampai B4 atau B5, yang artinya tanah beberapa meter dibawah mereka beton.

Kondisi itulah secara natural tidak akan bisa lagi sungai kembali kepada fungsinya. Hanya dengan melakukan normalisasi dan betonisasilah bisa akhirnya sungai kembali fungsi normalnya untul mengalirkan air dari daerah tinggi ke daerah rendah dan akhirnya kembali ke laut. Dan itulah teori normalnya yang bertentangan dengan teori tidak normal Aniesisasi.

Untuk melakukan normalisasi dan betonisasi untuk menjadi jalan inspeksi, maka warga yang merebut daerah bantaran sungai harus direlokasi atau, dalam bahasa kubu Anies-Sandi, dilakukan penggusuran. Dan hal ini sepertinya tidak lagi bisa dihindari oleh Anies-Sandi karena kondisi alam benar-benar tidak memungkinkan.

Mereka akhirnya akan melanjutkan sodetan ciliwung dan akan melakukan relokasi warga. Rusun pun dilanjutkan pembangunannya supaya warga bisa pindah kesana. Bukankah itu namanya penggusuran itu?? Ahok dulu dihina gara-gara relokasi ke rusun, kini apa yang mereka hina malah mereka akan lakukan.

Sebagai pemimpin yang dipilih karena agamanya, bukan karena kemampuannya, maka apa yang dilakukan Anies-Sandi ini benar-benar sudah melanggar Sunnatullah. Kalau mereka yang dipilih karena agama melanggar Sunnatullah yang disampaikannya, apakah akan ada demo membela agama mendongkel mereka?? Saya yakin tidak akan ada. Mengapa?? Karena Anies-Sandi “dihalalkan” melanggar janjinya bahkan Sunnatullah.

Apa dasar mereka boleh melakukan hal tersebut??Entahlah sampai sekarang saya masih belum menerima jawaban yang pasti. Tetapi kalau disuruh menduga, yah pasti soal kekuasaan dan jatah kue kekuasaan yang sudah didapatkan. Lihat saja mengapa sekarang mereka adem ayem karena sudah dapat jatah hibah dari Pemprov. Mana peduli lagi apapun yang dilakukan Anies-Sandi selama perut kenyang.

Karena itu, sekali lagi dan terus menerus juga akan saya sampaikan, jangan pilih model pemimpin seperti ini. Bukan apa-apa, kalau pemimpin jualan agama seperti ini terus berkembang di Indonesia, maka lama-lama negara ini akan hancur. Karena kualitasnya pasti rata-rata seperti Anies-Sandi ini. Dalam politik, rumusnya sudah jelas, yang kualitasnya buruk pasti akan jualan agama. Tidak hanya dalam kalangan muslim, melainkan juga agama lain.

Sepanjang Pilkada serentak 2018, saya akan terus tulis mengenai kebusukan Anies-Sandi dan makna betapa buruknya memilih pemimpin jualan agama tanpa kualitas. Taruhannya adalah kehidupan warga selama 5 tahun. Bayangkan saja dalam 100 hari Jakarta sudah hancur-hancuran, bagaimana lagi 5 tahun ke depan??

Karena itu, mari jangan salah pilih. Pilihlah berdasarkan rekam jejaknya. Bukan sekedar partainya. Tetapi yang pasti jangan pilih pemimpin yng diusung Gerindra dan PKS.

Salam Pilkada.

Loading...

About Palti Hutabarat

Die Hard Jokowi-Ahok Sejak 2012 sampai selamanya.. Pengelola Indovoices.. Info, diskusi, kerjasama, dan bergabung silahkan WA: 085820189205 atau email: paltiwest@gmail.com

Check Also

Survei Capres Muncul Nama Rizieq Dan Somad, Survei Median Menggelikan

Bukannya salah melakukan survei, tetapi kalau lembaga survei ingin terlihat lebih elegan dan terlihat netral …

  • Eddy Lou

    mari kita tunggu apa mereka berani lakukan penggusuran, jika berani akan kita viralkan setiap hari …

  • BERNAD AGROUW

    Sesama onta jangan ribut ….
    Mari bersyariah para jamaah, geser, geser, geser……

  • Felix Lai

    Ingin lihat sampai kapan manusia satu ini akan terus bermain dengan rangkaian kata kata penuh muslihatnya ?

    • Palti West

      sampai Jakarta tenggelam

      • Felix Lai

        Tenggelam oleh lautan PKL.

    • Sosis Gede

      Sampai jakarta 58 stress kenak banjir, mungkin ngak ya? 😂😂😂😂😂

  • Kwee Seng

    Menjilat ludah sendiri secara syariah itu halal koq… Apa dan dimana salahnya?? Yang penting kan seiman

    • Palti West

      syariah ya.. berarti ga bisa didemo dong.. hehehe

      • Hendra Sulindra

        bisa jalankan program ahok 50% aja ,da bisa masuk nominasi gubernur terbaik,dasar onta goublok

  • NICO

    Kalau Ahok yang mindahin warga dibilang gusur, sedangkan Anies mindahin warga dibilang relokasi. Tapi seandainya Anies mencontek ide2 Ahok tanpa diakuinya pun, saya yakin Ahok pasti ikhlas karena cintanya pada warga Jakarta. Hikss..

    • Palti West

      betul bro..

  • Rohadi Sutisna

    Sakti juga ya Anies-Sandi? Sudah tidak terhitung jilat ludah mulu, eh nggak habis2 ludahnya 😂😂😂

    • Palti West

      sebanyak banjir DKI

  • Kusuma Ningsih

    Betul Palti, jangan sampai yg terjadi di DKI terulang dilain daerah.

    SIAPAPUN GUBERNURNYA, MAU TIDAK MAU HARUS MENGGUSUR RUMAH RUMAH DIBANTARAN SUNGAI. JADI JANGAN MEMBOHONGI GARA GARA PILKADA. Ahok wkt DEBAT

    • Palti Seword

      Betul sekali ..

    • Felix Lai

      Dan jangan terulang juga untuk kedua kalinya di Jakarta.
      Kalau sampai terulang, berarti masyarakat ibarat nonton film sampai dua kali tapi masih gak ngerti juga jalan ceritanya.

      • Palti West

        hahaha.. betul itu