• Beranda
  • Tentang IndoVoices
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Menjadi Penulis
  • Advertising
  • Hubungi Kami
Friday, 27 January 2023
  • Login
  • Register
Indovoices
  • Redaksi
    • Editorial
    • Analisis
    • Liputan Khusus
    • Event
      • Sumpah Pemuda
      • 100HariAniesSandi
  • Umum
  • Internasional
  • Politik
    • Kaleidoskop Pemerintahan Jokowi
    • Pilkada 2018
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Laporan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Anti Hoax
  • Lifestyle
    • Entertainment
      • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
        • Humor
    • Kesehatan
    • Life & Love
    • Traveling
    • Sex Education
No Result
View All Result
  • Redaksi
    • Editorial
    • Analisis
    • Liputan Khusus
    • Event
      • Sumpah Pemuda
      • 100HariAniesSandi
  • Umum
  • Internasional
  • Politik
    • Kaleidoskop Pemerintahan Jokowi
    • Pilkada 2018
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Laporan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Anti Hoax
  • Lifestyle
    • Entertainment
      • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
        • Humor
    • Kesehatan
    • Life & Love
    • Traveling
    • Sex Education
No Result
View All Result
Indovoices
No Result
View All Result
Home Hukum

Warga Lore Timur Poso Minta Penambahan Pos Keamanan untuk Cegat MIT

IndovoicesbyIndovoices
May 24, 2021
inUmum
Reading Time: 3 mins read
7 0
AA
0
Warga Lore Timur Poso Minta Penambahan Pos Keamanan untuk Cegat MIT
16
SHARES
72
VIEWS

Indovoices.com –Aksi pembunuhan yang diduga dilakukan kelompok teroris MIT Poso kepada empat petani di Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), beberapa waktu lalu, membuat warga sekitar menginginkan agar di Desa Kalimago dibangun pos keamanan.

Hal itu dikatakan Camat Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulteng, Ferdiyanto Tarakolo, Senin (24/5).

Ia menjelaskan keinginan itu terungkap saat pihaknya menggelar pertemuan bersama sejumlah perwakilan warga di Kecamatan Lore Timur, Jumat (21/5).

Pihaknya sengaja mengundang tokoh lintas agama di wilayah itu untuk membahas Lore Timur ke depan.

“Jadi itu terungkap saat rapat bersama tokoh lintas agama di Kecamatan Lore Timur. Warga menyarankan sebaiknya dibangun semacam Pos Sekat di Desa Kalimago,” kata Ferdiyanto.

Dari keterangan warga, Pos Sekat akan lebih mirip dengan Pos Keamanan yang sebelumnya sudah terdapat di beberapa wilayah di Kabupaten Poso.

Warga meyakini segala perintah munculnya dari Pos itu. Bila Pos Sekat jauh, aparat akan kesulitan menunggu perintah. Itu mempermudah kelompok teroris lebih dulu lari menjauh.

Kecamatan Lore Timur, terdiri dari lima desa, yakni, Tamadue, Maholo, Winowanga, Mekar Sari dan Kalimago.

Sejauh ini keberadaan Pos Sekat baru ada di Desa Tamadue dan Mekar Sari, sedangkan di Desa Kalimago selama ini aparat masih menumpang di rumah warga.

“Sebelumnya di Desa Tamadue, Pos Sekat sudah ada, tapi ditarik ke tempat penampakan (teroris MIT) yang terakhir. Namun akhirnya kejadiannya di Desa Kalimago,” kata dia.

Saat ini tambah Ferdiyanto, pihak aparat TNI Polri menempatkan satu regu di Desa Tamadue dan satu regu lagi di Desa Mekar Sari yang langsung berbatasan dengan gunung biru.

Oleh karena itu, untuk menunjang kinerja aparat dengan Pos Sekatnya, dalam rapat, warga berinisiatif menyiapkan lahan yang representatif untuk bisa dibangun Pos Sekat di Lore Timur.

Dalam rapat, warga juga menyepakati lahan yang disediakan untuk Pos Sekat harus memiliki luas sekitar dua hektare, cukup untuk fasilitas pendaratan helipad karena Pos tersebut umumnya sering didatangi pimpinan aparat yang bertugas.

Hasil rapat tersebut, rencananya akan pihak kecamatan serahkan ke Polda Sulteng dalam waktu dekat untuk dipertimbangkan.

Lebih lanjut, sejauh ini, menurut Ferdiyanto, aparat sudah bekerja sangat maksimal. Mungkin saja yang belum maksimal adalah strategi dan taktiknya. Namun ia tidak bisa berkomentar banyak lantaran sadar bahwa dirinya bukanlah orang militer.

Semenjak kejadian berdarah itu, warga tidak berani bertani terutama warga di Desa Kalimago.

Hampir 90 persen warga di desa itu dan desa lainnya yang berada dalam satu wilayah Kecamatan Lore Timur, berprofesi sebagai petani, sisanya pegawai dan pedagang.

Adapun hasil pertaniannya berupa kopi, coklat dan jagung yang ditanam di hamparan dan di kaki-kaki pegunungan. Seperti empat petani yang tewas yang diduga dibunuh teroris MIT Poso, keempatnya petani coklat dan kopi.

Semasa hidup, mereka menanam tanaman perkebunannya di kaki gunung yang berbatasan dengan gunung biru.

Karena hal itu pulalah warga setempat takut turun ke kebun. Warga ingin membuka ladang sawah, namun terkendala irigasi. Pihaknya sudah menyarankan ke Pemerintah Kabupaten Poso untuk membangun saluran irigasi karena warga ingin membuka sawah kembali.

Namun karena saat ini aparat terus hadir di Desa Kalimago, warga senang dan merasa aman. Apabila warga ingin memanen di kebun, pemilik kebun tidak turun sendiri, melainkan segera melapor ke aparat setempat bahwa besok akan ada panen. Esoknya, petani akan dikawal empat aparat yakni dua anggota Polri dan dua anggota TNI.

“Aparat tersebut bahkan membantu petani panen. Jadi yah bersyukur,” tuturnya.

Ferdiyanto berharap, tragedi kemanusiaan itu tidak terjadi lagi. Ia secara pribadi meminta dengan hati yang tulus kepada kelompok MIT Poso untuk menghentikan kekejaman tersebut.

“Karena kasihan. Petani yang berbatasan dengan gunung biru itu, orang yang tidak tahu apa-apa. Orang yang hanya cari makan hari itu yang dicari hari itu juga,” ucap Ferdiyanto pilu.

Rencananya dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar upacara adat Popo Bohai Tampo. Masyarakat setempat mengartikannya sebagai suatu ritual adat yang digelar karena tanah yang mereka anggap sakral dinodai oleh darah manusia.

“Kami sedang bicarakan teknisnya bersama lembaga-lembaga adat,” tutup Ferdiyanto.

Warga yang mendiami Kecamatan Lore Timur sangat plural. Tercatat ada tiga agama di wilayah itu, yakni Kristen, Islam, dan Hindu. Sedangkan suku yang mendiaminya terdiri dari Suku Kaili, Suku Bugis, Jawa, Bali, Napu dan Poso.

Previous Post

Polisi Gerebek Dua Hotel di Jakbar yang Jadi Tempat Prostitusi, 75 Orang Diamankan

Next Post

Menteri Trenggono Minta Satgas 115 Sikat Habis Penyelundup Benih Lobster

Indovoices

Indovoices

Next Post
KKP Jelaskan Tata Kelola Penangkapan Benih Bening Lobster

Menteri Trenggono Minta Satgas 115 Sikat Habis Penyelundup Benih Lobster

Kemenkeu Dukung Penuh KPK Usut Kasus Dugaan Suap Pegawai DJP

Akhirnya, Sri Mulyani buka suara soal tax amnesty jilid II

Leave a ReplyCancel reply

Indovoices Apps

Berlangganan

Daftarkan emailmu untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru Indovoices.com melalui email

Join 1,250 other subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Patriot Bela Bangsa Kritik Keputusan Menteri Perdagangan Impor Kedelai 350 Ribu Ton

Patriot Bela Bangsa Kritik Keputusan Menteri Perdagangan Impor Kedelai 350 Ribu Ton

November 3, 2022

Selecting an International Partner

October 14, 2022

How to get a Latino Bride

October 10, 2022

The main advantages of Jointly Useful Relationships – Older Men Dating Sites For Searching for Younger Females

September 28, 2022

Keeping an Oriental Woman Happy

September 22, 2022

The way to get Foreign Women of all ages For Marital life Online

September 18, 2022

Discover Me a Sugardaddy Usa

September 12, 2022

Tentang

IndoVoices adalah sebuah media opini yang memberi ruang kepada para penulis untuk menuangkan ide dan pemikiran, cerita dan pengalaman secara lebih mendalam dan sistematis.

Menjadi Penulis

Indovoices.com membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor. Indovoices memberikan kontribusi sebesar Rp 3/view.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email [email protected]

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Kanal

  • 100HariAniesSandi
  • Analisis
  • Anti Hoax
  • Budaya
  • Cerpen
  • Editorial
  • Ekonomi
  • English
  • Enterpeneurship
  • Entertainment
  • Event
  • Fiksi
  • Finansial
  • Hukum
  • Humor
  • Inovasi & Teknologi
  • Internasional
  • Kaleidoskop Pemerintahan Jokowi
  • Kebangsaan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Laporan
  • Life & Love
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Liputan Khusus
  • Marketing
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Photography/Infografis
  • Pilkada 2018
  • Politik
  • Puisi
  • Redaksi
  • Sastra
  • Sejarah
  • Startup
  • Sumpah Pemuda
  • Traveling
  • UKM
  • Umum
  • Video
  • Beranda
  • Tentang IndoVoices
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Menjadi Penulis
  • Advertising
  • Hubungi Kami

© 2018 Indovoices.com

No Result
View All Result
  • Redaksi
    • Editorial
    • Analisis
    • Liputan Khusus
    • Event
      • Sumpah Pemuda
      • 100HariAniesSandi
  • Umum
  • Internasional
  • Politik
    • Kaleidoskop Pemerintahan Jokowi
    • Pilkada 2018
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Laporan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Anti Hoax
  • Lifestyle
    • Entertainment
      • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
    • Kesehatan
    • Life & Love
    • Traveling
    • Sex Education
  • Login
  • Sign Up
  • Cart

© 2018 Indovoices.com

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Facebook
Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?